MARWAN JAFAR
Indonesia

Marwan Jafar adalah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 2014-2016 pada Kabinet Kerja Jokowi-JK. Ia merupakan menteri pertama yang meletakkan pondasi bagi Kemendesa atau KDPDTT sejak nomenklaturnya diresmikan.

Sebelumnya, MJ (sapaan akrabnya) pernah menjabat anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa. Ia pertamakali terpilih menjadi anggota DPR pada pemilu 2004 saat usianya baru 33 tahun. Kemudian, dua pemilu berikutnya 2009 dan 2014, ia terpilih kembali mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah III.

Kini, MJ dipercaya sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPP PKB. Jabatan ini diberikan karena MJ dinilai memiliki kapasitas, kepiawaian, kecerdasan serta energi yang luar biasa untuk mewujudkan kejayaan partai di ajang kompetisi pemilu maupun Pilkada.

Baca Selengkapnya

marwan-jafar
Berita

PKB Akan Amankan Keputusan Munas dan Konbes NU

Official : on 16 September 2012

MarwanJafar.com, Jakarta – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR RI Marwan Jafar menjelaskan partainya yang merupakan anak kandung politik Nahdlatul Ulama siap memberi masukan konsep-konsep strategis untuk kepentingan nasional dan internasional dalam Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Alim Ulama Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pesantren Kempek Palimanan Cirebon, Jawa Barat pada saat ini.

Selain itu, Marwan juga menjelaskan, PKB yang dipimpin Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar ini juga akan berjuang di wilayah politik untuk bersinergi dengan NU dalam rangka membangun bangsa.

“PKB siap mengabdi bersama NU untuk mengamankan keputusan-keputusan Munas dan Konbes NU dalam kerangka perjuangan politik di legislatif dan eksekutif,” kata Marwan saat dihubungi liputan6.com di Jakarta, Sabtu (15/9) malam.

Untuk memahami keputusan dari hasil Munas dan Konbes NU, dan menjalankan komitmennya sebagai partai NU maka Marwan menjelaskan saat ini seluruh anggota Fraksi PKB DPR RI juga ikut hadir bersama ketua umumnya, Muhaimin Iskandar. Sehingga nantinya partainya dapat menjalankan apapun dari hasil keputusan alim ulama NU tersebut.

“PKB siap mengimplementasikan idealisme politik kebangsaan NU dalam ranah politik praktis demi kepentingan bangsa,” paparnya.

Perlu diketahui acara ini dihadiri 600 peserta dari perwakilan 33 provinsi se-Indonesia, para duta besar Eropa, Timur Tengah, Amerika Serikat, Afrika Selatan, Jepang, dan negara-negara muslim di dunia. Bahkan para pakar, peneliti, pengamat baik dalam dan luar negeri ikut memadati acara Munas ini.

Rencananya, acara Munas dan Konbes Alim Ulama NU yang digelar di Pesantren Kempek Palimanan Cirebon ini akan berlangsung sampai Senin besok dan akan ditutup Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (AIS-Liputan6)

RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT