MARWAN JAFAR
Indonesia

Marwan Jafar adalah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 2014-2016 pada Kabinet Kerja Jokowi-JK. Sebelumnya ia menjabat anggota DPR RI dua periode berturut-turut sejak 2004 dari Partai Kebangkitan Bangsa mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah.
Di DPR, MJ (sapaan akrabnya) pernah bertugas di Komisi V yang juga merangkap sebagai Ketua Fraksi PKB yang menangani Kementerian Pekerjaan Umum Indonesia, Kementerian Perumahan Rakyat Indonesia, Kementerian Perhubungan Indonesia dan Badan SAR Nasional.
Saat ini MJ dipercaya sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPP PKB. Jabatan ini diberikan karena MJ dinilai memiliki kapasitas, kepiawaian, kecerdasan serta energi yang luar biasa untuk mewujudkan kejayaan partai di ajang kompetisi pemilu maupun Pilkada.

Marwan Jafar
Berita

Marwan Jafar Pelajari Karakter Wong Solo

By on 24 Agustus 2017

MarwanJafar.com, Solo — Bakal calon Gubernur Jawa Tengah yang diusung partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, bertandang ke Solo, Jumat 918/8/2017). Mantan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu menggelar acara bertajuk Jagongan Berbudaya untuk Jateng Guyub di Rumah Makan Kusumasari.

Dalam pertemuan tertutup, politikus PKB tersebut berdiskusi dengan sejumlah komunitas hingga budayawan. “Saya ingin bertemu dengan teman-teman dan mendengar dari mereka tentang berbagai hal. Ini bukan penyerapan aspirasi, tapi lebih kepada saya pribadi yang melakukan pembelajaran dari masyarakat,” paparnya, kepada wartawan, Jumat (18/8/2017).

Menurut Marwan, setiap daerah memiliki tradisi yang berbeda. Oleh sebab itu, kedatangannya ke Solo ini salah satunya untuk mendalami lebih karakter masing-masing wilayah.

“Saya akan melakukan pembelajaran lebih dulu kepada diri saya dan belajar dari masyarakat. Misalnya, saya ini asalnya dari Pati, tentu beda dengan tradisi budaya masyarakat di Solo,” imbuhnya.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB itu mengaku sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik. Ia mengklaim relasi ini terjalin dengan baik mengingat sejumlah tokoh di antaranya kenal secara pribadi serta merupakan teman aktivis saat masih mahasiswa.

Dia mengakui pencalonannya sebagai Gubernur Jateng tak mudah mengingat PKB mesti berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung Cagub dan Cawagub sendiri. Hal ini lantaran PKB hanya memiliki 13 kursi di DPRD Jawa Tengah.

Sebelumnya, nama Marwan Jafar ini masuk bursa pencalon gubernur dari kalangan eksternal Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Seperti halnya PKB, PKS juga harus kerja sama dengan Parpol lain mengingat hanya memiliki 10 kursi di DPRD Jateng. Setidaknya mereka butuh 20 kursi atau koalisi dengan satu partai atau lebih untuk pencalonan gubernur.

Ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail, mengatakan saat Pemilihan Raya (Pemira) partai yang dilakukan secara online, sebagai penjaringan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng, sejumlah nama muncul dari kalangan internal maupun eksternal partai. Di internal, nama Abdul Kharis menguat, sedangkan di eksternal muncul banyak tokoh seperti Marwan Jafar, Ganjar Pranowo, Sudirman Said, Musthofa [Bupati Kudus], hingga mantan Bupati Klaten, Sunarna.

RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT