MARWAN JAFAR
Indonesia

Marwan Jafar adalah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 2014-2016 pada Kabinet Kerja Jokowi-JK. Sebelumnya ia menjabat anggota DPR RI dua periode berturut-turut sejak 2004 dari Partai Kebangkitan Bangsa mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah.
Di DPR, MJ (sapaan akrabnya) pernah bertugas di Komisi V yang juga merangkap sebagai Ketua Fraksi PKB yang menangani Kementerian Pekerjaan Umum Indonesia, Kementerian Perumahan Rakyat Indonesia, Kementerian Perhubungan Indonesia dan Badan SAR Nasional.
Saat ini MJ dipercaya sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPP PKB. Jabatan ini diberikan karena MJ dinilai memiliki kapasitas, kepiawaian, kecerdasan serta energi yang luar biasa untuk mewujudkan kejayaan partai di ajang kompetisi pemilu maupun Pilkada.

Harga Daging Sapi
Berita

Marwan Jafar Kritik Pemerintah soal Tingginya Harga Daging Sapi

By on 14 Juni 2017

MarwanJafar.com, Jakarta – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Jafar menyesalkan kenaikan harga sapi di sejumlah daerah, terutama di Jawa Tengah.

Apalagi kenaikan harga tersebut terjadi di Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana kebutuhan masyarakat akan daging sapi meningkat pesat.

“Saya sangat prihatin ditengah kesulitan warga yang semakin susah, ditambah dengan kenaikan harga daging yang melambung tinggi, apalagi menjelang Hari Raya,” kata Marwan dalam keterangan tertulis, Senin (12/6/2017) malam.

Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah dari PKB ini mencatat, harga daging sapi yang tertinggi ada di daerah Brebes. Pedagang pasar Jatibarang mematok harga termahal, yakni Rp 135.000 per kilogram.

Di pasar lain seperti Pasar Induk Brebes, Pasar Bumiayu dan Pasar Ketanggungan, harga daging merata pada angka Rp 130.000 per kilogram.

Semestinya, kata Marwan, pemerintah dapat mengantisipasi kenaikan harga sembako khususnya daging sapi jelang perayaan Idul Fitri. Sehingga, masyarakat tidak dipersulit dengan kondisi perekonomian yang semakin terpuruk.

“Pemerintah seharusnya memberi solusi bagi rakyat. Apalagi dengan kondisi rakyat yang saat ini semakin sulit,” kata mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini. (Sumber: Kompas.com)

RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT