MARWAN JAFAR
Indonesia

Marwan Jafar adalah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 2014-2016 pada Kabinet Kerja Jokowi-JK. Ia merupakan menteri pertama yang meletakkan pondasi bagi Kemendesa atau KDPDTT sejak nomenklaturnya diresmikan.

Sebelumnya, MJ (sapaan akrabnya) pernah menjabat anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa. Ia pertamakali terpilih menjadi anggota DPR pada pemilu 2004 saat usianya baru 33 tahun. Kemudian, dua pemilu berikutnya 2009 dan 2014, ia terpilih kembali mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah III.

Kini, MJ dipercaya sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPP PKB. Jabatan ini diberikan karena MJ dinilai memiliki kapasitas, kepiawaian, kecerdasan serta energi yang luar biasa untuk mewujudkan kejayaan partai di ajang kompetisi pemilu maupun Pilkada.

Baca Selengkapnya

Sinopsis Buku
Harga Daging Sapi
Berita

Marwan Jafar Kritik Pemerintah soal Tingginya Harga Daging Sapi

Official : on 14 Juni 2017

MarwanJafar.com, Jakarta – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Jafar menyesalkan kenaikan harga sapi di sejumlah daerah, terutama di Jawa Tengah.

Apalagi kenaikan harga tersebut terjadi di Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana kebutuhan masyarakat akan daging sapi meningkat pesat.

“Saya sangat prihatin ditengah kesulitan warga yang semakin susah, ditambah dengan kenaikan harga daging yang melambung tinggi, apalagi menjelang Hari Raya,” kata Marwan dalam keterangan tertulis, Senin (12/6/2017) malam.

Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah dari PKB ini mencatat, harga daging sapi yang tertinggi ada di daerah Brebes. Pedagang pasar Jatibarang mematok harga termahal, yakni Rp 135.000 per kilogram.

Di pasar lain seperti Pasar Induk Brebes, Pasar Bumiayu dan Pasar Ketanggungan, harga daging merata pada angka Rp 130.000 per kilogram.

Semestinya, kata Marwan, pemerintah dapat mengantisipasi kenaikan harga sembako khususnya daging sapi jelang perayaan Idul Fitri. Sehingga, masyarakat tidak dipersulit dengan kondisi perekonomian yang semakin terpuruk.

“Pemerintah seharusnya memberi solusi bagi rakyat. Apalagi dengan kondisi rakyat yang saat ini semakin sulit,” kata mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini. (Sumber: Kompas.com)

RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT