MARWAN JAFAR
Indonesia

Marwan Jafar adalah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 2014-2016 pada Kabinet Kerja Jokowi-JK. Ia merupakan menteri pertama yang meletakkan pondasi bagi Kemendesa atau KDPDTT sejak nomenklaturnya diresmikan.

Sebelumnya, MJ (sapaan akrabnya) pernah menjabat anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa. Ia pertamakali terpilih menjadi anggota DPR pada pemilu 2004 saat usianya baru 33 tahun. Kemudian, dua pemilu berikutnya 2009 dan 2014, ia terpilih kembali mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah III.

Kini, MJ dipercaya sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPP PKB. Jabatan ini diberikan karena MJ dinilai memiliki kapasitas, kepiawaian, kecerdasan serta energi yang luar biasa untuk mewujudkan kejayaan partai di ajang kompetisi pemilu maupun Pilkada.

Baca Selengkapnya

MarwanJafar.com - Perguruan Tinggi Pesantren Bisa Cetak Pemimpin Bangsa
Berita

Ini Jimat Pelindung NKRI Menurut Marwan Jafar

Official : on 2 Agustus 2017

Marwanjafar.com Bagi sebagian besar umat Islam terutama kalangan santri dan siswa madrasah, ungkapan “hubbul wathan minal iman” tentu bukan hal baru lagi. Ungkapan ini sering didengar dalam ceramah keagamaan atau pengajian juga diajarkan di bangku sekolah.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu Partai Kebangkitan Bangsa (LPP PKB) Marwan Jafar mengatakan, ungkapan tersebut merupakan salah satu ajaran KH Hasyim Asy’ari yang ditanamkan untuk membangkitkan jiwa nasionalisme umat.

“Sejak remaja kami dituntun, diajari, didoktrin: hubbul wathan minal iman, nasionalisme bagian dari iman. Mencintai tanah air bagian dari iman,” tulis Marwan dalam akun twitter pribadinya @marwan_jafar, Minggu (30/7).

Ia menyatakan, para ulama, kiai, dan guru telah berjasa besar membentuk karakter bangsa dengan akhlak mulia, antara lain, melalui ajaran itu. Peran mereka akan senantiasa tercatat dalam tinta emas sejarah, yaitu sebagai pemersatu bangsa dalam rangka menegakkan dan memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karena itu, lanjut Marwan, ajaran hubbul wathan minal iman sejatinya adalah azimat atau senjata sakti yang dapat melindungi NKRI dari berbagai ancaman dan rongrongan.

“Hubbul wathan minal iman itu “jimat”. Jangan ditempatkan pada tempat yang salah. Gunakan untuk membakar nasionalisme bangsa kita, memperkokoh NKRI,” tegasnya.

Bakal calon gubernur Jawa Tengah ini juga mengingatkan pentingnya memaknai ajaran itu dalam konteks keindonesiaan sekarang. Menurutnya, di antara wujud kecintaan tanah air yang paling mendesak dilakukan saat ini ialah dengan bersama-sama memperjuangkan keadilan.

“Perjuangkan keadilan dan persaudaraan. Mari kita perkokoh dan perkuat rasa persatuan dan kesatuan demi Indonesia yang gemilang,” tandas Marwan.

Sebagaimana sejarahnya, “hubbul wathan minal iman” adalah ajaran atau fatwa hasil renungan KH Hasyim Asy’ari tentang kondisi bangsa dalam menghadapi penjajah. Saat itu, ia menerima utusan Presiden Soekarno yang menanyakan hukum membela dan mempertahankan negara dari penjajah. Ia menjawab: fardlu ‘ain (wajib tanpa pengecualian). Mulai saat itulah ia kemudian mengeluarkan fatwa “hubbul wathan minal iman”. (HL)

RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT